Pemerintah Dorong Penguatan Literasi Digital di Desa Kalimalang
- Nov 03, 2025
- Iponk
- Warta Desa
PONOROGO – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi digital hingga ke tingkat desa. Hal ini terlihat dalam kegiatan bertema “Peran Pemerintah dalam Perkembangan Literasi Digital Desa” yang diselenggarakan oleh DPRD Provinsi Jawa Timur, bertempat di Gedung Pertemuan Desa Kalimalang, pada Minggu (2/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Hj. Atika Banowati, S.H, anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, serta diikuti oleh unsur perangkat desa, ketua RT, pemuda, dan tokoh masyarakat. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya di wilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalimalang, Riyadi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang dengan adanya program ini. Literasi digital sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan teknologi secara bijak. Kami juga berharap, dengan kehadiran Ibu Atika Banowati, aspirasi kami terkait pembangunan Gedung Serbaguna ini dapat diperhatikan. Saat ini, bangunan masih belum sempurna, dan kami berharap mendapat dukungan dari pemerintah agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Riyadi.
Kegiatan literasi digital ini juga menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Pemateri pertama, Bayus Atdinata, S.Kom, menyampaikan materi tentang “Peran Komunitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam Pemerintahan Desa”. Ia menekankan pentingnya peran KIM sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan warga desa.
“KIM harus menjadi penggerak utama dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan membangun. Melalui literasi digital, masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi,” jelas Bayus.
Sementara itu, pemateri kedua, Sugeng Tri Wiyono, Penelaah Teknis Kebijakan dari Dinas Kominfo Kabupaten Ponorogo, membawakan materi bertema “Etika dan Bijak dalam Bermedia Sosial.” Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab saat menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat.
“Bijak dalam bermedia sosial berarti mampu memfilter informasi, menghargai privasi orang lain, dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks,” ungkap Sugeng.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Atika Banowati, S.H juga menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur berkomitmen mendukung peningkatan literasi digital di tingkat desa melalui berbagai program yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kita ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat pembangunan desa,” ujar Atika.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat desa dalam menghadapi era informasi yang serba cepat.