Kapolres Ponorogo Membuat Patung Monumen Reyog dari Knalpot Brong
- Jan 14, 2025
- Admin
- Warta KIM
PONOROGO - Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, mencuri perhatian masyarakat dengan inovasi uniknya. Dalam upaya menegakkan ketertiban dan menyampaikan pesan edukasi, beliau memprakarsai pembuatan patung monumen Reyog dari bahan knalpot brong yang disita selama operasi penertiban lalu lintas.
Patung yang ikonik ini didirikan di salah satu titik strategis Kota Ponorogo yang berada di perempat Mlilir dibangun setinggi 4,5 meter dengan lebar 3 meter. Lama pengerjaannya berlangsung tiga hari.sebagai simbol perjuangan melawan pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot brong yang selama ini meresahkan masyarakat. Knalpot brong, yang dikenal dengan suara bisingnya, menjadi salah satu target utama dalam operasi Polres Ponorogo sejak awal tahun 2024.
Monumen yang diberi nama “Ponorogo Zero Knalpot Brong” Itu diresmikan oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo bersama Bupati Sugiri Sancoko didampingi Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, pada Senin (13/1/2025).
Menurut Kapolres AKBP Anton Prasetyo, monumen tersebut dibangun untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi standar keselamatan berkendara dan menghindari penggunaan knalpot brong.
“Ini sebagai penanda bahwa Ponorogo Zero knalpot brong. Kita sudah melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan penggunaan knalpot brong maupun balap liar, salah satunya dengan penindakan penggunaan knalpot brong,” ujarnya
Tidak hanya penindakan penggunaan knalpot brong, Polres Ponorogo juga memfasilitasi para penggemar otomotif. AKBP Anton menambahkan “kita melarang bukan berarti tidak memfasilitasi, kita memfasilitasi di hari Sabtu setiap 2 jam untuk anak-anak muda yang ingin latihan di tempat yang benar dan seharusnya,” jelasnya.
Sementara itu Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko memberikan apresiasi kepada Polres Ponorogo yang mampu menyelesaikan problematika knalpot brong maupun balap liar. Menurutnya, penggunaan knalpot brong dan juga balap liar menjadi masalah karena dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
“Hari ini pak kapolres mampu menyelesaikan problematika yang menggelisahkan masyarakat. Pak Kapolres melakukannya dengan cara arif, knalpot brongnya disita kemudian dijadikan monumen reog,” ucapnya.
Bupati Sugiri Sancoko juga menambahkan, “ini mudah-mudahan tidak sekedar knalpot, tapi juga merubah peradaban menjadi sopan, santun dan juga hebat, tapi tidak mengurangi semangat para pecinta otomotif, nanti kita siapkan sirkuit.